SMK Islam Sirajul Huda Dapat Bantuan DAK 2013


SMK Islam Sirajul Huda Paok Dandak Tahun 2013 ini mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pendidikan Nasional RI.

Dana DAK tersebut berisi dua paket yakni, DAK untuk rehabilitasi ruang kelas sebesar 130 Juta dan DAK untuk pembangunan Laboratorium  IPA sebesar 140 Juta.

Kepala Sekolah SMK Islam Sirajul Huda Paok Dandak, Suhaili, M. Si mengatakan, ia telah melakukan penandatangan Memorandum Of Understanding  (MoU) dengan pemerintah dan konsultan terkait Bantuan DAK untuk sekolah besutannya tersebut.

"Dana insya allah akan cair awal Juli tahun ini doakan saja" jelas Suhaili, M. Si

Sementara itu, H. Abdullah, S. Pd, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Huda pada kesempatan berbeda menjelaskan, dana rehab dari DAK tersebut nantinya akan digunakan untuk memberbaiki dua ruang kelas SMK yang saat ini dalam kondisi rusak berat.

"Selama ini anak-anak belajar di ruangan berdebu karena lantai dan plafont serta temboknya masih belum di plester" Ungkap H, Abdullah. Sementara itu, laboratorium akan dibangun di atas lahan kosong yang telah diwakafkan yayasan untuk SMK.

"tempatnya, berdekatan dengan ruang kelas SMK yang sekarang supaya anak-anak mudah praktik" Jelasnya.

SMK Islam Sirajul Huda adalah sekolah swasta dibawah lembaga Yayasan Pondok Pesantren  Sirajul Huda Paok Dandak Desa Durian Kecamatan Janapria Lombok Tengah. SMK ini menjuluki dirinya SMK IT berbasis pesantren yang mendidik siswa-siswinya dengan gratis karena murni dihajatkan untuk membantu mereka yang miskin dan terancam putus sekolah.

Walaupun Gratis SMK Berbasis Pesantren ini menerapkan sistem yang tak kalah bermutu dengan sekolah-sekolah pavorit, bahkan selain memebrikan pendidikan umum juga memberikan bimbingan khusus fiqh, akhlaq dan tasawuf. 

H. Abdullah adalah pelanjut estafet ponpes ini setelah April lalu pimpinannya TGH. Mohammad Jamiluddin meninggal dunia.

H. Abdullah mengucapkan terimakasihnya yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan masyarakat yang terus mendukung gerakan yayasan ini terutama dalam hal menampung anak yatim dan miskin untuk melanjutkan sekolah di SMK.

"Pesantren dan lebih khusus lagi SMK ini  adalah amal jariyah yang ditinggalkan pendiri dan pengasuh untuk menampung anak-anak miskin yang tak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena terkendala biaya, dan kami berkoitmen melanjtkannya" tandasnya. []