Kedepan Kampung Media Harus Bisa Mandiri

kampung_media_ntb
Tabayyunews - Pasca kegiatan Jambore Kampung Media NTB beberapa pekan lalu, komunitas kampung media Lombok Tengah mulai kembali beraktifitas. Aktifitas perdana dilakukan KM Loteng hari Selasa (18/09) lalu dengan menggelar silaturrahim Kampung media di KM Berugak Dese, Desa Kopang Kopang Lombok Tengah.

Hadir dalam silaturrahim tersebut, 6 Koordinator kampung media lombok tengah masing-masing, L. Kartale (km bergak desa), Ahmad Jumaili (Km Tabayyun), Muhammad Hajri (Km Al hikmah), Mbak Deti (Km Pade Angen), H. Habiburrahman (Km Kawula), Pak Awan (Km Sopok Angen) serta beberapa aktifis LSM Berugak Desa. Sementara itu, Lalu Rahman yang diharapkan hadir mewakili Dishubkominfo ternyata tak bisa hadir karena berhalangan.

Silaturrahim kampung media ini dibuka oleh L. Kartale sebagai tuan rumah. Dalam pengantarnya, L. Kartale meginformasikan bahwa keluarnya Berugak Desa sebagai pemenang nominator pada Jambore Lalu mendapatkan hadiah 7 juta rupiah. Namun lebih lanjut dijelaskannya, hadiah tersebut tidak bisa di cairkan dalam bentuk uang melainkan dalam bentuk barang inventaris untuk kepentingan  kampung media berugak desa.

“Kami ditawari laptop dan kamera digital” Jelas Kartale.

Kartale setengah menyayangkan oleh-oleh dari Jambore Kampung Media NTB tersebut tidak berupa uang tunai karena Berugak Desa sudah memiliki dua alat multimedia tersebut. Namun demikian, Kartale mengucapkan syukur dan menyatakan terimakasihnya yang sangat besar kepada kampung media NTB yang telah memberikan hadiah tersebut.

Dalam diskusi, berkembang berbagai gagasan mulai dari mengadakan diskusi rutin untuk memperkuat kapasitas, menjadikan silaturrahim sebagai ruang berbagi informasi antar komunitas hingga bagaimana membuat kampung media lombok tengah kedepan bisa mandiri bahkan bisa mempunyai produk sendiri yang bernilai ekonomis.

“Kami terus terang saja, masih butuh banyak belajar pada teman-teman, terutama dalam hal penulisan dan blog” Curhat Koordinator KM Kawula Mas-Mas Batukiliang H. Habibullah.

Haji Habib juga mengatakan, selain sebagai wadah penguatan kapasitas, silaturrahim ini akan menjadi ruang sharing informasi yang sangat bermanfaat tentang berkembangan desa, baik sosial, ekonomi dan politiknya.

Senada dengan Habib, Muhammad Hajri koordinator km al hikmah pagutan batukliang mengungkapkan, silaturrahim antar komunitas ini harus terus dilakukan mengingat substansi kampung media yang memang sebagai sebuah komunitas.

“Kita ini komunitas jadi ya kita harus tetap silaturrahim seperti ini” Tandas Hajri.

Sementara itu, Koordinator Kampung Media At Tabayyun Janapria Ahmad Jumaili mengatakan, perlu juga silaturrahim ini menjadi wadah merancang kegiatan-kegiatan strategis yang bisa menunjang keberlangsungan komunitas kampung media loteng secara ekonomis.

“Saya yakin, tak selamanya kampung media akan difasilitasi oleh Dishubkominfo NTB, ada saatnya nanti ketika km-km ini harus mandiri” Tegasnya.

Hal ini mendapatkan respon positif dari para koordinator km yang lain. Disepakati, salah satu upaya yang bisa dilakukan kampung media loteng adalah berupaya, kedepan kampung media loteng punya produk atau gagasan yang bisa dijual dan bernilai ekonomis kepada halayak.

“Secara tidak langsung kita telah merancang kampung media ini sebagai media atau laboratorium enterpreuner” Tambah Deti Ketua KM Pade Angen Pujut.

Diskusi Komunitas Kampung Media Lombok Tengah ini berlangsung hingga pukul 20.30 Wita. Sebelum bubar, para peserta silaturrahim menyempatkan diri menonton film Inocent Of Moslem yang saat ini sedang marak-maraknya disiarkan televisi. [AJ]