KBR Sukses, Al Hidayah Dilirik Pengusaha Jepang

DURIAN - TabayyuNews-Pembuatan Bibit Pohon dalam program Kebun Bibit Rakyat (KBR) oleh Kelompok Tani Al Hidayah Desa Durian Janapria sudah siap tanam. Sejak hari kamis (15/12) kemarin, bibit siap tanam tersebut telah dibagi-bagikan kepada masyarakat yang mempunyai lahan.

Ketua Kelompok Tani Al Hidayah H. Abdullah, S. Pd mengatakan, jumlah bibit siap tanam tak kurang dari 10 ribu bibit dan akan disebar ke semua petani yang sudah siap lahan. 10 Ribu bibit pohon ini terdiri dari Sengon, Nangka dan Gamelia. Karena banyaknya masyarakat yang ingin menanam, 10 ribu bibit tersebut ternyata tidak cukup karena lahan yang ada ternyata jauh lebih besar.

“Masyarakat masih kenyampo’an (ingin lagi), banyak dari mereka yang kecewa karena lahan yang sudah mereka siapkan tak cukup bibit, itupun kita sudah bagi rata” Katanya. .  

KBR ini adalah program pusat untuk kelompok tani di beberapa kawasan produktif pertanian dan perkebunan di NTB dan Durian termasuk yang dinilai mempunyai lahan cukup subur untuk tanaman pohon-pohonan.

“Jika kita dinilai sukses, pemerintah insya allah akan memfasilitasi lagi untuk tahun 2012 yang akan datang” katanya.

Kegiatan positif kelompok tani Al HIdayah Desa Durian ini ternyata tercium hingga kejepang. Menurut Pengakuan H. Abdullah, S. Pd, Saat ini kelompok tani Al Hidayah ditawarkan sebuah perusahaan Asal Jepang untuk menanam bibit pohon jati unggul. Lahan yang dibutuhkan perusahaan ini tidak main-main 100 hektar.

“kami ditawari menanam jati unggul dan kita sedang mempersiapkan lahannya karena yang dibutuhkan sangat banyak, 100 hektar lebih” Katanya menuturkan.

Sistem kerjasama kelompok tani Al Hidayah dengan jepang ini rencananya akan dilakukan selama 5 tahun. Petani menyiapkan lahan dan bertuigas memelihara tanaman tersebut dan setelah 5 tahun (siap tebang) maka perusahan akan membelinya dengan harga yang pantas. .

“Mereka menjanjikan, tiga tahun pertama saja program ini dinilai sukses, maka di janapria akan dibangun pabrik kayu olahan yang hasilnya lasngung di ekspor ke Jepang” Katanya menuturkan.

Menariknya lagi, para petani selain menenam dan memelihaa pohon juga akan diberikan kambing piaraan dan bibit tanaman palawija unggul seperti jagung, kacang-kacangan dan lain sebagainya, semua hasilnya petani dapat menikmatinya dan menjadi milik mereka. [AJ]